Sabtu, 26 April 2008

Point To Ponder ...

Suatu hari Buddha berjalan melewati suatu desa. Dia di datangi oleh seseorang yang sangat marah dan mulai memarahi dan menjelek-jelekannya.
"Kamu tak berhak memberi bimbingan kepada oarang lain", teriaknya.
"Kamu sama bodohnya dengan yang lain. Kamu itu guru palsu", katanya lebih lanjut.

Buddha tidak tersinggung sedikitpun dengan penghinaan-nya. Malahan dia balik bertanya kepada orang tersebut, "Katakan padaku saudaraku, jika kamu membeli hadiah untuk seseorang dan orang tersebut tidak mau menerima hadiahmu, maka hadiah itu akan menjadi milik siapa?"

Orang tersebut heran dengan pertanyaannya dan menjawab, "Yah, akan menjadi milik-ku karena aku yang membelinya."

Buddha tersenyum dan berkata, "Benar sekali. Demikian halnya dengan marah mu yang tadi itu. Jika kamu marah padaku dan saya merasa tak terhina, maka amarah mu akan kembali padamu. Kamu menjadi satu-satunya orang yang tidak bahagia, bukan saya. Apa yang kamu kerjakan hanya menyengsarakan dirimu sendiri saja."

"Jika kamu ingin berhenti menyengsarakan dirimu sendiri, kamu harus membuang amarahmu dan mulailah mencintai yang lain. Ketika kamu benci yang lain, kamu sendiri yang akan sensara. Jika kamu mencintai yang lain, semua menjadi bahagia."

0 Comments: